Kidung Agung 2:15 “Tangkaplah bagi kami rubah-rubah, rubah-rubah kecil, yang merusak kebun-kebun anggur, sebab kebun-kebun anggur kami sedang berbunga!"
Ayat ini membawa kita pada sebuah peringatan rohani yang dalam: justru ketika kebun sedang berbunga, ketika musim tuaian sudah dekat,ancaman terbesar bukanlah sesuatu yang besar dan terlihat, tetapi hal-hal kecil yang tersembunyi. Musim tuaian adalah musim yang dinantikan. Itu adalah hasil dari doa, air mata, kesetiaan, dan ketaatan yang dibangun dalam waktu yang panjang. Namun firman Tuhan dengan jelas mengingatkan bahwa apa yang dibangun bertahun-tahun bisa dirusak dalam waktu yang sangat singkat, bukan oleh badai besar, tetapi oleh “rubah-rubah kecil” yang dibiarkan masuk tanpa disadari.
Rubah kecil itu bisa berupa hal-hal yang terlihat sepele: hati yang mulai dingin, kompromi kecil, luka yang tidak dibereskan, kesombongan yang halus, atau disiplin rohani yang mulai kendor. Semua itu tampak kecil, tetapi memiliki kuasa untuk menggerogoti akar dari kehidupan rohani kita. Tanpa disadari, kebun yang sedang berbunga bisa kehilangan buahnya sebelum sempat dituai. Tuhan tidak berkata “usirlah singa,” tetapi “tangkaplah rubah-rubah kecil.” Artinya ada tanggung jawab aktif untuk menjaga, mengawasi, dan membereskan hal-hal kecil sebelum menjadi besar. Musim tuaian menuntut kewaspadaan yang lebih tinggi, karena di saat itulah musuh bekerja secara diam-diam untuk mencuri apa yang hampir kita terima.
“Musim tuaian tidak dihancurkan oleh serangan besar, tetapi oleh hal kecil yang dibiarkan tinggal.” Karena itu, jagalah hatimu, perhatikan detail kecil dalam hidup rohanimu, dan jangan beri ruang bagi apa pun yang bisa merusak apa yang Tuhan sedang bangun. Sebab lebih baik menangkap yang kecil sekarang, daripada kehilangan seluruh tuaian nanti.
BHS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar