Selasa, 04 Agustus 2026

Mengapa tidak semua mengerti ?

 "Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu, ya TUHAN, dan sangat dalamnya rancangan-rancangan-Mu. Orang bodoh tidak akan mengetahui, dan orang bebal tidak akan mengerti hal itu." (Mazmur 92:6-7)

Ada saat-saat ketika sangat sulit menjelaskan perkara-perkara rohani kepada orang yang cara berpikirnya masih dikuasai oleh hal-hal jasmani. Bukan karena  kurang pintar, tetapi karena selalu menilai segala sesuatu hanya dari apa yang dapat dilihat, dihitung, dan dibuktikan. Mazmur 92 tidak mengatakan bahwa orang bodoh tidak memiliki pengetahuan,  melainkan orang bodoh tidak dapat memahami kedalaman rancangan Allah. Mereka melihat peristiwa, tetapi tidak melihat tangan Tuhan. Mereka melihat proses, tetapi tidak melihat tujuan kekal yang sedang Allah kerjakan.

Itulah sebabnya Paulus berkata, "Manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan." (1 Korintus 2:14). Pikiran yang dikuasai oleh kedagingan selalu mencari penjelasan logis, sedangkan Roh Kudus membawa kita melihat dari perspektif Kerajaan Allah. Apa yang bagi dunia tampak sebagai penundaan, Tuhan sebut sebagai pembentukan. Apa yang tampak sebagai kehilangan, Tuhan sedang mempersiapkan penuaian. Salib yang dianggap sebagai kekalahan justru menjadi jalan menuju kemenangan.

Karena itu, jangan kecewa ketika tidak semua orang mengerti langkah iman yang Tuhan taruh di hatimu. Nuh dianggap gila saat membangun bahtera, Abraham tampak tidak masuk akal ketika meninggalkan negerinya, dan para murid dianggap bodoh karena meninggalkan semuanya untuk mengikuti Yesus. Namun mereka tidak hidup berdasarkan apa yang terlihat, melainkan berdasarkan apa yang telah Tuhan firmankan. Semakin intim seseorang dengan Tuhan, semakin ia mampu membaca rancangan-Nya yang dalam.

jangan minta Tuhan hanya mengubah keadaanmu. Mintalah agar Roh Kudus memperbarui cara berpikirmu. Sebab ketika pikiran diperbarui, kita tidak lagi hidup dari apa yang terlihat, tetapi dari apa yang Tuhan lihat. Di situlah kita mulai memahami bahwa setiap musim, bahkan yang paling sulit sekalipun, sedang dipakai Allah untuk menggenapi rancangan-Nya yang besar dan mulia.


BHS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar