Senin, 10 Agustus 2026

Waktu yang tepat , Posisi yang tepat

 “Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.”  Pengkhotbah 3:1. 

Tuhan memiliki waktu dan musim-Nya sendiri. Tetapi waktu Tuhan tidak pernah berdiri sendiri; ada posisi yang harus kita tempati ketika waktu itu tiba. Ada saatnya kita bertanya, “Tuhan, kapan?” Padahal mungkin pertanyaan yang lebih penting adalah, “Tuhan, di mana Engkau mau aku berdiri?”

Saya sedang berada di Eropa. Di handphone saya ada dua jam: waktu Indonesia dan waktu Eropa. Jam Indonesia tetap menunjukkan waktu Indonesia, tetapi karena posisi saya sekarang berada di Eropa, saya harus hidup mengikuti waktu Eropa. Demikian juga dalam kehidupan rohani. Kita dapat mengetahui waktu Tuhan, tetapi kita juga harus berada di posisi yang Tuhan tentukan. Galatia 4:4 berkata, “Setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya.” Kata “genap” menunjukkan sebuah waktu yang telah mencapai kepenuhannya. Yesus datang bukan hanya pada waktu yang benar, tetapi juga berada pada posisi yang benar untuk menggenapi kehendak Bapa.

Hari ini jangan hanya mengejar waktu Tuhan, tetapi carilah posisi Tuhan. Bisa jadi waktunya sudah tiba, tetapi kita masih berdiri di tempat yang salah. Musim baru sudah dibuka, tetapi kita masih bertahan pada posisi lama. Waktu Tuhan dan posisi kita harus bertemu. Ketika kita berdiri di tempat yang Tuhan tentukan, berjalan dalam ketaatan, dan tidak keluar dari kehendak-Nya, maka apa yang terlihat terlambat akan menjadi tepat pada waktunya. Jangan hanya bertanya, “Kapan Tuhan?” Tanyakan juga, “Di mana Tuhan mau aku berdiri?” Sebab sering kali mujizat bukan hanya ditentukan oleh waktunya, tetapi juga oleh posisi kita, posisi hati dan posisi kehidupan.


BHS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar