“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya.” Efesus 2:10
Kata Yunani untuk buatan adalah ποίημα (poiēma), yang berarti hasil karya atau sesuatu yang dibuat. Kita bukan produk yang dihasilkan secara sembarangan; kita adalah karya Allah yang diciptakan dengan tujuan ilahi. Tuhan tidak hanya mempersiapkan pekerjaan bagi kita, tetapi juga menghendaki agar hidup kita bertumbuh dan semakin siap menggenapi tujuan-Nya. Sebelum Tuhan memperluas apa yang Dia kerjakan melalui kita, Dia ingin membangun apa yang sedang Dia kerjakan di dalam kita.
Seperti seorang penjunan membentuk tanah liat, sebuah bejana tidak terbentuk dalam sekejap. Ada proses, tekanan, dan pembentukan sampai tanah liat memperoleh bentuk yang dikehendaki penjunan. Demikian juga kehidupan rohani kita. Tuhan sedang membentuk karakter, memperbarui pikiran, memurnikan motivasi, dan membangun manusia roh kita. Proses ini tidak selalu nyaman, tetapi sangat penting. Jangan menganggap proses pembentukan sebagai hambatan bagi panggilanmu, sebab Tuhan sedang mengerjakan sesuatu yang lebih dalam daripada sekadar kemampuan untuk melayani.
Sering kali kita ingin segera dipakai Tuhan, tetapi tidak sabar menjalani proses-Nya. Kita ingin berdiri di panggung, tetapi mengabaikan pembentukan dalam kesunyian. Kita menginginkan otoritas, tetapi menghindari koreksi; menginginkan tanggung jawab besar, tetapi kurang setia dalam perkara kecil. Padahal, pekerjaan yang besar tidak boleh membuat kita mengabaikan kedewasaan rohani. Karunia dapat menjadi sarana untuk melayani, tetapi karakter menentukan bagaimana kita membawa tanggung jawab itu. Tuhan tidak hanya peduli pada hasil pelayanan kita, tetapi juga pada pribadi seperti apa kita sedang dibentuk di sepanjang perjalanan itu.
Efesus 2:10 mengingatkan bahwa kita diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik yang telah dipersiapkan Allah sebelumnya. Artinya, hidup kita memiliki tujuan yang melampaui ambisi pribadi. Kita bukan sekadar menjalani kehidupan atau membangun pencapaian; kita sedang dipersiapkan untuk mengambil bagian dalam pekerjaan Allah. Karena itu, jangan hanya sibuk mencari kesempatan untuk dipakai Tuhan, tetapi berikan ruang bagi-Nya untuk membentuk kehidupanmu setiap hari. Sebab, kita bukan hanya dipanggil untuk melakukan pekerjaan Tuhan, tetapi juga untuk menjadi karya-Nya yang semakin mencerminkan karakter dan kemuliaan-Nya.
BHS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar