Hari ini Roh Kudus membawa saya kepada Kejadian 21:19–20.
“Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, lalu memberi minum anak itu. Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah.” Kejadian 21:19-20
Di tengah padang gurun, saat Hagar dan Ismael hampir mati kehausan, Tuhan melakukan sesuatu yang sangat dalam: “Allah membuka mata Hagar.” Menariknya, Tuhan tidak langsung menciptakan sumur baru. Sumur itu sudah ada, ya! sumur , air selalu melambangkan Roh Kudus, dan memang Roh Kudus sudah ada hari ini. tetapi Hagar tidak dapat melihatnya karena ketakutan, kepahitan, dan penderitaan menutupi pandangannya. Dan hari ini banyak orang hidup dengan kondisi yang sama — berjalan dalam kekeringan bukan karena Tuhan tidak hadir, tetapi karena mata hati mereka tertutup. Mereka melihat masalah lebih besar daripada hadirat Tuhan. Mereka melihat padang gurun, tetapi tidak melihat sumur kehidupan yang sudah Tuhan sediakan.
Melihat ayat diatas ada ajakan dari Firnan untuk kita mulai melihat dengan mata hati yang terbuka. jangan hanya minta Tuhan mengubah keadaanmu. Mintalah agar mata hati kita dibukakan. Sebab ketika mata hati terbuka, padang gurun tidak lagi terlihat sebagai tempat kematian, tetapi tempat di mana kita menemukan sumur Tuhan. Orang yang memiliki mata hati terbuka akan tetap melihat pengharapan di tengah kegelapan, melihat penyediaan di tengah kekurangan, dan melihat tangan Tuhan di tengah penderitaan. Roh Kudus sedang membangunkan gereja untuk melihat lebih dalam daripada apa yang terlihat secara jasmani. Karena mereka yang bisa melihat dengan roh, akan menemukan air kehidupan dan tidak mati di musim kekeringan.
juga hari ini mari kita berdoa supaya mata hati “Ismael-Ismael” dibukakan secara supranatural. Anak-anak yang jauh harus kembali melihat kasih Bapa. Mereka yang tersesat harus kembali menemukan jalan pulang. Sebab pada akhirnya, hati seorang Bapa selalu rindu anak-anak-Nya kembali ke rumah. Roh Kudus sedang mencari mereka yang haus, membuka mata yang tertutup, dan menarik kembali generasi yang hilang kepada sumber air kehidupan. Akan tiba waktunya Ismael-Ismael itu berhenti berlari di padang gurun dan mulai kembali kepada pelukan Bapa. Karena ketika mata hati dibukakan, mereka akan sadar: sumur itu masih ada, kasih itu masih ada, dan rumah Bapa masih terbuka.
BHS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar