Minggu, 07 Juni 2026

Tuntunan Langkah

"Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku." Mazmur 119:105

Setiap orang percaya rindu mengetahui kehendak Tuhan, tetapi kehendak Tuhan tidak ditemukan dengan mengikuti perasaan, melainkan dengan mengikuti firman-Nya. Firman Tuhan adalah pelita yang menerangi langkah kita di tengah dunia yang gelap. Tuhan tidak selalu menunjukkan seluruh perjalanan sekaligus, tetapi Dia memberikan terang yang cukup untuk langkah berikutnya. Ketika firman menjadi dasar hidup kita, kita tidak berjalan dalam kebingungan, melainkan dalam keyakinan bahwa Tuhan sedang memimpin setiap langkah.

Tanpa firman Tuhan, manusia akan cenderung menjadikan dirinya sendiri sebagai penuntun hidup. Ia mulai mengambil keputusan berdasarkan logika, emosi, pengalaman, atau keinginannya sendiri. Masalahnya, perasaan dapat berubah, emosi dapat menipu, dan keinginan manusia sering kali bertentangan dengan kehendak Allah. Dunia ini penuh dengan jebakan yang tidak terlihat, seperti kesombongan, kompromi, cinta uang, kepahitan, dan dosa yang terselubung. Seseorang yang hidup tanpa tuntunan firman seperti orang yang berjalan di tepi jurang pada malam hari tanpa pelita; ia merasa aman karena belum jatuh, padahal setiap langkah dapat membawanya semakin dekat kepada kehancuran. 📖 Amsal 14:12 berkata, "Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut."

Karena itu, semakin kita ingin mengenal suara Tuhan, semakin kita harus hidup di dalam firman-Nya. Firman bukan hanya memberi informasi tentang Tuhan, tetapi membentuk cara kita berpikir, menyingkapkan motivasi hati, dan mengarahkan kita kepada jalan yang benar. Seperti yang dikatakan oleh A. W. Tozer, "Nothing less than a whole Bible can make a whole Christian." Orang yang berjalan bersama firman tidak akan bebas dari tantangan, tetapi ia akan terhindar dari banyak jebakan karena terang Tuhan selalu menyertai langkahnya.


BHS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar