Kamis, 23 Juli 2026

Jadilah Jawaban Doa

 "Sebab itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan seiman." Galatia 6:10 (TB)

Ketika surga menjawab doa, Tuhan sering kali mengutus dua jenis utusan. Ada saat-saat Ia mengirim malaikat secara supranatural, seperti ketika Petrus dibebaskan dari penjara (Kisah Para Rasul 12). Namun, lebih sering Tuhan memilih memakai manusia sebagai tangan, kaki, dan suara-Nya. Surga bekerja melalui orang-orang yang bersedia berkata, "Ya Tuhan, utuslah aku."

Banyak orang berdoa meminta pertolongan, penghiburan, kekuatan, atau bahkan sekadar seseorang yang mau mendengarkan. Mungkin mereka tidak membutuhkan mukjizat yang turun dari langit, tetapi membutuhkan seseorang yang datang dengan kasih Kristus. Ketika Tuhan menggerakkan hati kita untuk mengunjungi orang yang sakit, memberi kepada yang berkekurangan, menguatkan yang putus asa, atau mendoakan mereka yang terluka, jangan abaikan dorongan itu. Bisa jadi, kita sedang dipakai Tuhan menjadi jawaban atas doa yang sudah lama mereka naikkan.

Jangan hanya berdoa agar Tuhan mengutus seseorang. Bersedialah menjadi orang yang diutus. Dunia sedang menunggu bukan hanya orang yang pandai berbicara tentang kasih Tuhan, tetapi orang yang menghadirkan kasih itu dalam tindakan nyata. Hari ini, mintalah kepada Roh Kudus untuk membuka mata kita melihat siapa di sekitar kita yang sedang berseru kepada Tuhan. Mungkin, jawaban doa mereka sedang berdiri di depan cermin, yaitu diri kita sendiri. Jadilah utusan surga yang membawa pengharapan, karena melalui hidup yang taat, Tuhan menjawab doa-doa banyak orang.


BHS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar