Jumat, 03 Juli 2026

Lapar Akan Kebenaran

 "Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan Allah, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman Tuhan." Amos 8:11

Manusia terus mencari kepuasan di banyak tempat. Ada yang mengejarnya melalui kesuksesan, uang, relasi, hiburan, pelayanan, bahkan pencapaian-pencapaian rohani. Namun ada satu kebenaran yang tidak berubah: di luar firman Tuhan tidak ada sesuatu pun yang mampu memenuhkan hidup manusia. Hati manusia diciptakan oleh Tuhan dan hanya dapat dipuaskan oleh suara-Nya. Apa yang berasal dari dunia mungkin memberikan kesenangan sesaat, tetapi hanya firman Tuhan yang mampu memberikan kehidupan yang sejati, arah yang jelas, dan kepuasan yang mendalam bagi jiwa.

Nabi Amos menubuatkan akan datang suatu masa ketika manusia mengalami kelaparan yang bukan bersifat jasmani, melainkan kelaparan akan firman Tuhan. Pada saat itu orang-orang akan menyadari bahwa jawaban yang mereka cari selama ini tidak ditemukan dalam kekayaan, teknologi, kekuatan, atau hikmat manusia. Mereka akan mencari satu perkataan dari Tuhan karena hanya firman-Nya yang sanggup menerangi kegelapan, menyembuhkan hati yang terluka, dan memberikan harapan di tengah ketidakpastian. Ketika firman menjadi langka, manusia akan menyadari betapa berharganya suara Tuhan yang selama ini sering diabaikan.

Karena itu, bangunlah rasa lapar akan firman Tuhan hari ini. Jangan hanya mencari tangan Tuhan, tetapi carilah wajah-Nya. Jangan hanya mencari berkat-Nya, tetapi carilah suara-Nya. Sebab pada akhirnya bukan dunia yang menopang hidup kita, melainkan firman Tuhan. Apa yang tidak dapat diberikan oleh dunia, tidak akan pernah dapat diambil oleh dunia ketika kita hidup dari firman. Ketika firman Tuhan menjadi makanan sehari-hari, jiwa kita akan tetap kuat, sekalipun dunia di sekitar kita sedang mengalami kelaparan rohani.


BHS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar