Rabu, 15 Juli 2026

Tahukah Engkau Siapa Dirimu?

 "Ia menjawab, 'Akulah yang dinubuatkan oleh Yesaya sebagai suara yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan bagi Tuhan!'" Yohanes 1:23 (FAYH)

Yohanes Pembaptis tidak hidup tanpa arah. Ia tahu siapa dirinya, mengapa ia dilahirkan, dan untuk apa ia diutus. Ketika orang bertanya siapa dirinya, ia tidak membangun identitas dari pendapat manusia, melainkan dari firman Tuhan yang telah menubuatkan tentang dirinya. Identitasnya lahir dari nubuat, bukan dari popularitas. Ia sadar bahwa hidupnya adalah bagian dari rencana Allah yang telah ditetapkan jauh sebelum ia lahir.

Pertanyaannya bagi kita adalah: Apakah kita menyadari bahwa kita juga hidup di zaman yang telah dinubuatkan? Alkitab berbicara tentang generasi akhir zaman, tentang umat yang mempersiapkan jalan bagi kedatangan Tuhan, tentang mempelai yang siap menyambut Raja, dan tentang orang-orang yang akan berdiri teguh di tengah kegelapan. Kita bukan sekadar hidup di penghujung sejarah, tetapi dipanggil menjadi bagian dari penggenapan sejarah Allah.

Jangan hidup hanya untuk mengejar kenyamanan, karier, atau nama besar. Temukan posisi Anda dalam cerita besar Kerajaan Allah. Ketika seseorang menemukan panggilannya, hidupnya tidak lagi digerakkan oleh ambisi pribadi, tetapi oleh misi ilahi. Kiranya setiap kita dapat berkata seperti Yohanes, "Inilah aku. Aku ada karena Tuhan telah menetapkan dan mengutusku." Generasi akhir zaman bukan dipanggil untuk menjadi penonton, tetapi menjadi suara yang mempersiapkan jalan bagi kedatangan Raja segala raja.


BHS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar