Selasa, 08 September 2026

Berhentilah berlari dari Panggilan Tuhan

“Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing."  Kejadian 32:24

Malam itu Yakub sedang dalam perjalanan untuk bertemu Esau. Masa lalunya sedang mengejarnya. Seumur hidupnya Yakub selalu berlari—lari dari Esau, pergi kepada Laban, kemudian lari lagi dari Laban. Ketika menghadapi masalah, responsnya adalah mencari jalan keluar. Tetapi malam itu berbeda. Tuhan tidak membiarkan Yakub berlari lagi. Tuhan menghentikannya dan bergulat dengannya sampai fajar. Seolah-olah Tuhan berkata, “Yakub, cukup. Jangan lari lagi. Kali ini hadapi Aku.”

Dalam pergumulan itu Tuhan menyentuh pangkal paha Yakub hingga ia menjadi pincang. Bagian tubuh yang membuatnya kuat untuk berjalan dan berlari justru disentuh Tuhan. Tuhan mematahkan kekuatan Yakub bukan untuk menghancurkannya, tetapi untuk menghentikan pola hidup lamanya. Selama ini Yakub mengandalkan kecerdikan, strategi, dan kekuatannya sendiri. Tetapi malam itu ia belajar: ada kemenangan yang tidak lahir dari kemampuan kita untuk melawan, tetapi dari kemampuan kita untuk berserah kepada Tuhan.

Menariknya, setelah Tuhan menyentuh Yakub, Tuhan bertanya, “Siapakah namamu?” (Kejadian 32:27). Tuhan tentu tahu siapa namanya. Pertanyaan itu bukan karena Tuhan tidak tahu, tetapi karena Yakub harus mengakui siapa dirinya. Dan ketika ia berkata, “Yakub,” Tuhan memberikan identitas yang baru: “Namamu tidak akan disebut lagi Yakub, tetapi Israel.” (Kejadian 32:28). Tuhan bukan hanya menghentikan langkahnya—Tuhan mengubah identitasnya.

Yakub keluar dari malam itu dengan kaki yang pincang. Ia tidak lagi bisa berjalan seperti sebelumnya. Tetapi justru di situlah perubahan dimulai. Ia kehilangan kekuatannya, tetapi menemukan identitasnya. Ia kehilangan kemampuan untuk berlari, tetapi menemukan kemampuan untuk berjalan bersama Tuhan. Ada luka yang Tuhan izinkan bukan untuk mempermalukan kita, tetapi untuk menjadi pengingat bahwa kita pernah berjumpa dengan Tuhan.

Berhentilah berlari. Berhenti lari dari masa lalu. Berhenti lari dari luka. Berhenti lari dari panggilan Tuhan. Berhenti mencoba menyelesaikan semuanya dengan kekuatan sendiri. Mungkin Tuhan sedang menghentikanmu bukan karena Dia ingin membuatmu kalah, tetapi karena Dia ingin membuatmu berubah. Karena selama Yakub terus berlari, ia tetap menjadi Yakub. Tetapi ketika Tuhan menghentikan Yakub, Israel mulai dilahirkan.


BHS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar