Senin, 21 September 2026

Memikirkan Perkara yg Diatas

 “Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.” Kolose 3:2 

Pikiran adalah salah satu medan peperangan terbesar dalam kehidupan kita. Banyak kebohongan masuk bukan melalui keadaan, tetapi melalui pikiran. Ketakutan, kekhawatiran, rasa tidak mampu, dan berbagai suara negatif dapat perlahan memenuhi pikiran kita sampai akhirnya kita mempercayai sesuatu yang sebenarnya tidak pernah Tuhan katakan.

Paulus berkata, “Pikirkanlah perkara yang di atas.” Kata “pikirkanlah” berbicara tentang mengarahkan dan menetapkan pikiran kita kepada perkara-perkara yang berasal dari Kristus. Kita tidak dipanggil untuk membiarkan keadaan, masalah, atau suara dunia menentukan cara kita berpikir. Firman Tuhan harus menjadi standar yang membentuk cara kita melihat kehidupan.

Ketika pikiran kita dipenuhi Firman, tidak ada ruang bagi kebohongan untuk tinggal. Firman mengingatkan kita siapa Tuhan, siapa kita di dalam Kristus, dan apa yang telah Tuhan katakan. Semakin kita memenuhi pikiran dengan kebenaran, semakin kita mampu mengenali kebohongan. Karena itu, jangan biarkan pikiran menjadi ruang kosong yang dapat diisi oleh suara apa saja. Isi pikiranmu dengan Firman.

Apa yang terus-menerus kita pikirkan akan memengaruhi cara kita hidup. Karena itu, arahkan pikiran kepada Kristus dan biarkan Firman-Nya memenuhi ruang batin kita. Di marketplace, Firman membentuk cara kita bekerja dan berbisnis dengan integritas; di sekolah, Firman membentuk cara anak-anak dan generasi muda melihat diri, masa depan, dan pilihan mereka; dan bagi setiap orang percaya, Firman menjadi dasar dalam menghadapi tekanan, mengambil keputusan, dan merespons kehidupan. Jangan biarkan pikiran menjadi ruang kosong yang diisi oleh ketakutan, kekhawatiran, opini manusia, dan kebohongan dunia. Penuhi pikiranmu dengan Firman, karena ketika Firman memenuhi pikiran, kebenaran akan memenuhi kehidupan dan kebohongan kehilangan tempat untuk tinggal.


BHS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar