Minggu, 13 September 2026

Ketika Tuhan Terlambat - Lazarus

 “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.”  Yohanes 11:21

Ada masa ketika kita merasa Tuhan terlambat. Lazarus sakit, tetapi Yesus sengaja tinggal lebih lama. Ketika Yesus datang, Lazarus sudah empat hari berada di dalam kubur. Marta berkata, “Tuhan, kalau Engkau datang lebih cepat, Lazarus tidak akan mati.” Namun Yesus tidak terlambat. Ia datang pada waktu yang memungkinkan kemuliaan Allah dinyatakan dengan cara yang lebih besar.

Dalam hidup kita pun ada musim ketika Tuhan seolah-olah membiarkan sesuatu mati. Keinginan kita, ambisi kita, dosa kita, ego kita, bahkan cara lama kita dalam menjalani hidup. Sering kali keadaan yang kita anggap buruk justru dipakai Tuhan untuk mematikan sesuatu yang selama ini tidak mampu kita lepaskan. Tuhan tidak selalu mengubah keadaan dengan segera, karena terkadang Ia sedang mengubah kita melalui keadaan.

Jangan takut ketika Tuhan membawa kita melewati proses kematian. Sebab sesuatu yang harus mati bukan berarti sesuatu itu harus hilang selamanya. Ada hal-hal yang harus mati supaya sesuatu yang baru dapat dibangkitkan. Lazarus keluar dari kubur bukan sebagai Lazarus yang sedang sakit, tetapi sebagai Lazarus yang telah mengalami kuasa kebangkitan. Ketika Tuhan terlihat terlambat, percayalah ,Dia sedang mempersiapkan kebangkitan yang lebih besar.

Apa yang sedang Tuhan matikan dalam hidupmu hari ini? Jangan buru-buru meminta Tuhan menghidupkannya kembali. Mungkin yang Tuhan inginkan bukan menghidupkan kembali kehidupan yang lama, tetapi membangkitkan sesuatu yang baru, lebih murni, lebih kuat, dan lebih sesuai dengan kehendak-Nya.


BHS

Tidak ada komentar:

Posting Komentar