Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. 1 Petrus 5:8
Dalam sepak bola, counter attack terjadi ketika lawan melihat celah dan bergerak cepat untuk menyerang balik. Demikian juga secara rohani. Kita tidak pernah tahu kapan serangan itu datang, tetapi kita tahu bahwa lawan kita sedang mencari kesempatan. Alkitab tidak berkata, “mungkin Iblis akan mencari,” tetapi berkata bahwa ia berjalan keliling dan mencari orang yang dapat ditelannya. Setelah mencobai Yesus, Iblis bahkan “mundur dari pada-Nya dan menunggu waktu yang baik” (Lukas 4:13). Musuh mencari momentum. Ia menunggu saat kita lengah.
Karena itu, spiritual awareness sangat penting. Kita tidak boleh hanya sadar ketika sedang diserang. Kita harus sadar sebelum serangan terjadi. Dalam sepak bola, pemain yang kehilangan awareness terhadap pergerakan lawan bisa tiba-tiba kebobolan melalui counter attack. Demikian juga dalam kehidupan rohani. Ketika kita berhenti berjaga, kehilangan fokus, menyimpan kekecewaan, membiarkan kemarahan, kepahitan, ketakutan, atau kompromi tinggal di dalam hati, kita sedang membuka ruang bagi musuh. Serangan terbesar kadang bukan ketika kita sedang lemah, tetapi ketika kita merasa aman dan berhenti berjaga.
Karena itu pertanyaannya bukan hanya, “Apakah musuh akan menyerang?” Jawabannya: ia sedang mencari kesempatan. Pertanyaannya adalah, “Apakah sekarang aku sedang memberikan kesempatan kepadanya?” Apakah ada celah dalam hatimu? Apakah ada luka yang belum dibereskan? Apakah ada dosa yang mulai dikompromikan? Apakah ada kekecewaan yang mulai menguasai pikiranmu? Jangan tunggu sampai counter attack terjadi. Kenali celah sebelum lawan memanfaatkannya. Tetap sadar. Tetap berjaga. Tetap peka terhadap Roh Kudus. Karena kita tidak tahu kapan musuh memilih waktu untuk menyerang, tetapi kita bisa memilih untuk selalu siap berdiri.
Hati-hati dengan serangan balik. Jangan terlalu sibuk menyerang sampai lupa menjaga pertahanan. Jangan terlalu menikmati kemenangan sampai kehilangan kewaspadaan. Musuh sedang mencari waktu yang baik; jangan biarkan hatimu menjadi waktu yang baik baginya. “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.”Amsal 4:23
BHS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar