Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. amsal 1:7
Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan. Artinya, pengetahuan yang benar dimulai dari Tuhan. Kita sering melakukan yang sebaliknya: ketika menghadapi masalah, kita langsung mencari jawaban, bertanya kepada banyak orang, membuka internet, mencari berbagai pendapat, baru kemudian datang kepada Tuhan. Padahal Alkitab mengajarkan urutannya berbeda: cari Tuhan terlebih dahulu, karena Dia adalah sumber segala pengetahuan dan hikmat.
Tuhan tidak hanya mengetahui sebagian dari hidup kita, Dia mengetahui semuanya. “Sebab TUHAN memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian” (Amsal 2:6). Jadi ketika kita mencari Tuhan, kita sedang datang kepada sumbernya. Jangan hanya bertanya, “Apa jawabannya?” tetapi bertanyalah, “Tuhan, apa yang Engkau katakan tentang ini?” Karena jawaban manusia bisa terbatas, tetapi Tuhan melihat keseluruhan hidup kita.
Inilah sebabnya takut akan Tuhan menjadi permulaan pengetahuan. Ketika kita menghormati Tuhan dan datang kepada-Nya terlebih dahulu, Tuhan mulai memberikan hikmat untuk mengerti apa yang harus kita lakukan. Yakobus 1:5 berkata bahwa jika kita kekurangan hikmat, kita harus meminta kepada Allah. Jadi kita tidak perlu malu berkata, “Tuhan, aku tidak tahu.” Justru ketika kita mengakui bahwa kita tidak tahu dan datang kepada Dia, di situlah proses mendapatkan hikmat dimulai.
Hari ini, jangan buru-buru mencari jawaban sebelum mencari Tuhan. Jangan mulai dengan Google, mulai dengan Tuhan. Jangan mulai dengan pendapat manusia, mulai dengan Firman. Jangan mulai dengan kepanikan, mulai dengan doa. Karena Tuhan bukan hanya punya jawaban untuk masalah kita , Tuhan adalah sumber pengetahuan dan hikmat itu sendiri. Carilah Tuhan terlebih dahulu, dan biarkan Dia menunjukkan apa yang harus kita ketahui dan bagaimana kita harus berjalan.
BHS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar