“Aku mengucap syukur kepada Allahku setiap kali aku mengingat engkau.”
Mengucap terima kasih kepada sesama itu bukan tanda kelemahan, tapi tanda kedewasaan rohani. Orang yang bisa menghargai orang lain adalah orang yang egonya sudah tidak perlu dibela terus-menerus. Ia tahu siapa dirinya di dalam Tuhan. Secara rohani, ucapan terima kasih mematahkan kesombongan yang halus—kesombongan yang sering tidak terasa, yang berkata, “Aku bisa sampai di titik ini karena kekuatanku sendiri.” Padahal Tuhan sengaja menempatkan kita dalam relasi, supaya kita sadar: kita tidak diciptakan untuk berjalan sendirian.
Dalam Kerajaan Allah, berterima kasih adalah bahasa Hormat (honor). Honor bukan sekadar sopan santun, tapi sikap hati yang menghargai apa yang Tuhan kerjakan lewat orang lain. Tuhan sering kali tidak mempromosikan orang yang paling berbakat, tetapi orang yang paling bisa menghargai. Saat kita setia menghormati hal-hal kecil dan orang-orang yang Tuhan pakai hari ini, kita sedang menabur benih untuk musim kita sendiri. Honor selalu datang lebih dulu, baru promosi menyusul.Paulus memberi teladan yang kuat lewat relasinya dengan Filemon. Walaupun Paulus adalah rasul dan punya otoritas besar, ia tidak membuka suratnya dengan perintah atau tuntutan. Ia membuka dengan ucapan syukur. Paulus tahu bahwa hati manusia lebih mudah dibuka lewat penghargaan daripada tekanan. Ia memilih membangun relasi, bukan sekadar menegakkan posisi. Inilah kepemimpinan Kerajaan Allah: kuat dalam otoritas, tetapi lembut dalam pendekatan. Menariknya, nama Filemon berarti orang yang penuh kasih persahabatan. Saat Paulus mengucap terima kasih, ia bukan hanya menghargai perbuatan Filemon, tapi juga meneguhkan identitasnya. Secara profetik, ucapan terima kasih itu seperti memanggil keluar siapa seseorang sebenarnya di dalam Kristus. Ketika kita belajar menghargai sesama, kita sedang menciptakan atmosfer Kerajaan Allah , atmosfer di mana hati dibangun, relasi dijaga, dan Tuhan dengan senang hati mempercayakan lebih banyak kepada kita. bisakah kita berterimakasih ? ucapkan itu dan jangan hanya didalam hati. karena perkataan terimakasih kita bisa membangun orang. oleh sebab itu jangan lupa berterimakasih hari ini.
BHS
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar